Header Ads

Transmart Cipadung Sepi, Banyak Spot Kosong

Suasana Transmart Cipadung yang sepi sekali. (Andi / Rednesia)

REDNESIA.COM - Sudah lama aku tak ke Transmart Cipadung yang berlokasi di dekat kampus UIN Bandung. 

Mungkin terakhir saat ke sana sekitaran tahun 2019 ketika nganter mantan pacar belanja untuk Lebaran.

Kini aku coba bernostalgia sedikit sembari membeli HokBen.

Meski ke sana cuma ingin membeli HokBen tapi aku banyak menemukan perbedaan yang cukup membuat tercengang.

Saat dulu terlebih mau hari raya, suasana penuh, banyak spot belanja dan arena ramah anak, terlebih dulu sebelum pandemi, Transmart lagi jaya-jayanya.

Tapi yah namanya juga waktu dan roda terus berputar, perlahan semua berubah.

Spot bermain anak kini kosong, beberapa tempat yang dulu disewakan juga kosong. Semua serba kosong.

Jelas tentunya, hanya sedikit orang yang mau berkunjung ke sini.

Namun, untuk HokBen masih terlihat penuh, yah akupun harus antre untuk mendapatkan pesanan, anteranya bahkan cukup banyak.

Aku dilayani dengan ramah oleh teteh cantik satu-satunya di sana.


Mesin ATM juga Banyak yang Pamit 

Mesin ATM juga banyak yang ditarik. Suasananya lebih seperti gudang.

Bahkan, di dalam kamar mandi pria pun tak ada sabun juga tisu. Hanya ada air saja.

Ini kebalikan dengan Borma yang berada di seberang jalan Transmart.

Borma ramai sekali dengan pengunjung terlebih ibu-ibu yang berburu bahan pokok dan kebutuhan rumah tangga.

Konon menurut temanku yang orang Cipadung, alasan warga Cipadung gak belanja ke Transmart adalah canggung dan harganya yang agak mahal.

"Malu ah, itu mall gede harganya juga gede, insecure belanja sedikit di sana," katanya.

Borma dengan menawarkan harga terjangkau juga branding ramah rakyat menengah ke bawah jadi pilihan warga sana.


Mungkin Butuh Branding

Terlepas dari semua itu, cukup miris apa yang terjadi di Transmart saat ini.

Owner-nya adalah idola saya sejak kecil yaitu Chairul Tanjung. Yah aku harap semua bisa kembali seperti biasa.

Mungkin branding Transmart perlu diubah sedikit dan mulai melakukan penyesuaian seperti membuat yang lebih kecil seperti Alfamart dan Indomaret. Cara yang dilakukan Dunkin Donuts yang membuat resto lebih kecil di pom bensin. (Andi)***

Diberdayakan oleh Blogger.