Header Ads

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Bidik 50 Ribu Merchant pada 2026

 

(foto : Andi / Rednesia.com)

REDNESIA.COM – AstraPay terus memperluas kontribusinya dalam pengembangan ekosistem pembayaran digital di Indonesia melalui penguatan kemitraan dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Memasuki tahun keenam operasionalnya, perusahaan menegaskan komitmennya untuk tidak hanya meningkatkan jumlah pengguna layanan, tetapi juga mendorong pemanfaatan transaksi digital sebagai instrumen peningkatan daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM.

Chief Executive Officer (CEO) AstraPay, Rina Apriana, menjelaskan bahwa perayaan hari jadi keenam perusahaan menjadi momentum untuk mempererat sinergi dengan berbagai pihak yang memiliki peran dalam pengembangan sistem pembayaran digital nasional.

Menurutnya, kegiatan tersebut melibatkan pelaku UMKM, regulator, dan insan media guna memperluas edukasi serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat transaksi digital.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan kolaborasi yang lebih erat antara seluruh pemangku kepentingan yang mendukung perkembangan pembayaran digital. Pelaku UMKM, penyedia layanan pembayaran digital, media, dan regulator memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait transaksi digital,” ujar Rina di Bandung, Jumat (10/7/2026).

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat mempercepat penerimaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital sekaligus memperkuat fondasi ekosistem UMKM nasional.

Dari sisi kinerja usaha, AstraPay mencatat pertumbuhan yang konsisten sejak pertama kali beroperasi. 

Hingga pertengahan 2026, perusahaan telah melayani lebih dari 17,5 juta pengguna di berbagai wilayah Indonesia.

Selain itu, AstraPay telah memfasilitasi lebih dari 300 juta transaksi dengan total nilai transaksi yang melampaui Rp150 triliun.

“Pada usia keenam ini, AstraPay telah digunakan oleh lebih dari 17,5 juta pengguna. Kami juga telah memfasilitasi lebih dari 300 juta transaksi dengan total nilai transaksi mencapai lebih dari Rp150 triliun,” katanya.

Dalam upaya memperluas penetrasi di sektor UMKM, AstraPay saat ini telah bekerja sama dengan lebih dari 30 ribu merchant. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 50 ribu merchant hingga akhir tahun 2026.

Menurut Rina, implementasi pembayaran digital memberikan berbagai manfaat bagi pelaku usaha, antara lain meningkatkan keamanan transaksi, mempermudah pencatatan keuangan, serta membuka peluang akses pembiayaan dari lembaga keuangan.

Ia menjelaskan bahwa rekam jejak transaksi digital dapat menjadi data pendukung yang membantu UMKM memperoleh layanan pembiayaan maupun kredit usaha.

Di tengah persaingan yang semakin kompetitif di industri dompet digital, AstraPay mengoptimalkan kekuatan ekosistem Astra sebagai nilai tambah yang membedakan layanan perusahaan dengan platform sejenis.

Melalui integrasi berbagai layanan dalam Grup Astra, pengguna dapat mengakses beragam kebutuhan transaksi, mulai dari pembayaran pembiayaan, pembelian kendaraan, hingga layanan lainnya melalui satu aplikasi.

“Kami memiliki keunggulan berupa integrasi dengan ekosistem Astra. Hal ini memungkinkan pengguna memperoleh kemudahan dalam mengakses berbagai produk dan layanan yang tersedia di lingkungan Grup Astra,” ungkapnya.

Selain melayani transaksi pada sektor pembiayaan dan otomotif, AstraPay juga terus memperluas implementasi pembayaran digital pada layanan transportasi umum di sejumlah daerah. Saat ini, transaksi di sektor transportasi, pembayaran angsuran, dan UMKM menjadi kontributor utama aktivitas pembayaran dalam platform tersebut.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital, AstraPay turut mendukung penyelenggaraan acara Semesta Berpesta yang berlangsung di Lapangan Tegalega, Kota Bandung. 

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat menikmati berbagai program promosi, termasuk pembelian tiket dengan harga khusus melalui aplikasi AstraPay serta penawaran transaksi QRIS di sejumlah tenant makanan dan minuman.

Menutup pernyataannya, Rina menegaskan bahwa persaingan dalam industri pembayaran digital merupakan faktor penting yang mendorong perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi.

Menurutnya, fokus utama AstraPay tetap pada penyediaan layanan yang mudah digunakan, memberikan nilai tambah bagi pengguna, serta menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh mitra yang terlibat dalam ekosistem perusahaan. (Andi)***


Diberdayakan oleh Blogger.