Header Ads

Sinergi TNI, Polri, dan Masyarakat Percepat Pembangunan TPT dalam TMMD ke-129 di Parungponteng

(foto: Kris)

REDNESIA.COM – Semangat gotong royong menjadi pemandangan yang mewarnai pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya di Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya. Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat terlihat nyata dalam pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang menjadi salah satu sasaran fisik program tersebut.

Pekerjaan pembangunan TPT dipusatkan di Kampung Situ, Dusun Papandak, dengan melibatkan puluhan personel TNI dan Polri bersama warga setempat. Mereka bekerja bersama menyiapkan material, mengangkut batu dan semen, serta menyelesaikan berbagai tahapan konstruksi demi mempercepat proses pembangunan.

Meski harus bekerja di bawah terik matahari, semangat para peserta tidak surut. Kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan kegiatan menjadi cerminan kuatnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.

Kepala Desa Parungponteng, Entis Sutisna, turut hadir di lokasi untuk memberikan dukungan kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dilepaskan dari partisipasi aktif masyarakat yang bekerja sama dengan Satgas TMMD.

“Pembangunan ini merupakan hasil kerja bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong agar seluruh target pembangunan dapat diselesaikan sesuai rencana dan manfaatnya segera dirasakan oleh warga,” ujarnya.

Bagi masyarakat setempat, keberadaan Tembok Penahan Tanah memiliki peran penting dalam meningkatkan keamanan lingkungan. Kawasan sekitar Kampung Situ diketahui memiliki kontur lahan yang cukup rawan mengalami pergeseran tanah saat musim hujan.

Melalui pembangunan TPT, diharapkan risiko longsor dapat diminimalkan sehingga akses jalan masyarakat tetap aman dan permukiman warga lebih terlindungi dari potensi bencana.

Pelaksanaan pembangunan tersebut juga menunjukkan eratnya hubungan antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Seluruh unsur bekerja dengan tujuan yang sama, yakni menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan warga.

Satgas TMMD ke-129 menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial, menumbuhkan kepedulian, serta menjaga nilai-nilai gotong royong yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia.

Menurut salah seorang anggota Satgas, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya untuk mendukung pembangunan fisik, tetapi juga untuk membangun kedekatan dan kebersamaan dengan warga.

“Kami ingin menjadi bagian dari masyarakat dalam mewujudkan kemajuan desa. Ketika pembangunan berjalan baik dan masyarakat merasakan manfaatnya, itu menjadi kebanggaan bagi kami,” katanya.

Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Kodim 0612/Tasikmalaya optimistis seluruh target TMMD ke-129 dapat diselesaikan tepat waktu. Selain menghasilkan infrastruktur yang lebih baik, program ini juga diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai fondasi penting dalam pembangunan daerah.

Melalui semangat kebersamaan yang terus terjaga, TMMD ke-129 menjadi bukti bahwa pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dan berkolaborasi demi mewujudkan kemajuan serta kesejahteraan bersama. (Kris)***

Diberdayakan oleh Blogger.